Angket Century Goyang Koalisi

KOALISI tambun Kabinet Indonesia Bersatu II goyah. Angket Century yang memasuki babak akhir penelusuran dugaan skandal penjaminan Rp6,7 triliun oleh negara kepada sebuah bank sakit, Century–kini Bank Mutiara–menggoyang kabinet yang baru berusia 112 hari. 

Partai Demokrat, sebagai pemimpin koalisi, menggertak akan merombak kabinet karena dalam pembahasan angket Century, anggota koalisi, khususnya Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Golkar, bertindak seakan-akan partai oposisi. Reshuffle kabinet dikabarkan telah dibicarakan petinggi Demokrat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

Pansus Century dibentuk untuk membuka kebenaran secara terang benderang. Pansus disepakati karena ada keraguan yang luas dan mendalam terhadap kebenaran dan kejujuran motivasi penggelontoran uang negara sebanyak Rp6,7 triliun kepada sebuah bank kecil bermasalah yang dikhawatirkan berdampak sistemik itu. 

Koalisi dibentuk di antara partai-partai politik untuk memperkuat posisi kekuasaan dalam rangka menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Pemerintahan dengan tekad seperti itu adalah pemerintahan yang ingin mempertahankan kebenaran yang sebenar-benarnya. Tidak boleh ada kebenaran yang abu-abu. Kebenaran harus diperlihatkan dengan terang benderang. 

Pada titik itu kepentingan pansus dan koalisi sesungguhnya bertemu. Tetapi mengapa menjadi pertikaian yang mengarah ke reshuffle? Apakah kebenaran versi Partai Demokrat bertentangan dengan kebenaran versi Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Golkar? 

Dalam politik, ternyata, kebenaran itu bersyarat. Sebuah kebenaran akan menjadi kebenaran jika disuarakan oleh mayoritas. Itulah sesungguhnya yang menyebabkan oposisi yang kuat menjadi penting. Koalisi yang superkuat akan berpotensi kuat juga untuk memanipulasi kejahatan menjadi kebenaran. 

Di mata Golkar dan PKS tidak ada kebenaran yang dicari dan terkuak dalam Pansus Century yang bertentangan dengan kebenaran yang disepakati koalisi. Dengan demikian adalah sangat keliru ketika mengaitkan kebenaran yang diyakini Golkar dan PKS dengan kesepakatan alokasi kursi kabinet. 

Ketika suasana kebatinan publik mulai mengarah kepada siapa yang salah dan siapa yang benar dari penyelidikan pansus selama ini, sangat fatal jika terjadi pemaksaan politik untuk mengakui kebenaran versi tertentu. Apalagi kebenaran yang hendak dipaksakan itu bertentangan dengan akal sehat yang dicerna publik selama ini. 

Entah mengapa Partai Demokrat yang tenang dan santun belakangan mulai tersandung secara beruntun. Kelihatan para petinggi partai itu mulai terpenjara oleh proyeksi kebenaran mereka sendiri. Terpenjara oleh koalisi yang terlalu tambun dan sekarang terpenjara lagi oleh Pansus Century. 

Penjara semakin gerah ketika ancaman perombakan disambut dengan tawa ria oleh PKS dan Golkar. Koalisi adalah kesepakatan elegan untuk membangun pemerintahan yang kuat, bukan berkomplot untuk mengatur kebenaran. 

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2010/02/09/122073/70/13/Angket-Century-Goyang-Koalisi-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s