“Ramalan” banjir akhir Januari 2009

Setelah ada ramalan gempa, sekarang meramal yang lebih mudah yaitu meramal kemungkinan banjir tahun 2009 nanti.

Seperti yang sudah pernah dituliskan sebelumnya bahwa banjir rob atau banjir akibat pasang naik akan sangat terpengaruh oleh posisibulan dan matahari. Pasang surut bumi kan memang berhubungan dengan peredaran bulan.

Nah Marufin yang jago rukyat, menghitung penanggalan berdasarkan peredaran bulan secara astronomis, memberikan tulisan ringan mengenai kemungkinan naiknya muka air laut atau rob pada akhir januari 2009 nanti.

Kata Marufin ini sekedar bermain prediksi saja.

Secara astronomis, konjungsi Bulan – Matahari akan terjadi pada 26 Januari 2009 pukul 14:56 WIB ditandai dengan terjadinya Gerhana Matahari Cincin yang bisa diamati di Sleat Sunda. Ketika terjadi konjungsi, ini akan diikuti dengan pasang naik tertinggi yang sangat berpotensi menghasilkan banjir pasang (rob) di daerah2 yang elevasinya lebih rendah dari permukaan laut.

Secara astronomis pula, data empiris menunjukkan ketika posisi Matahari ada pada deklinasi minus 18 – 15 derajat terjadi curah hujan di atas normal khususnya di Pantura Jawa, lebih khusus lagi di DKI Jakarta.

Quote:
“Haddduh, Jakarta lagi ya Pakdhe ?” “Ya mestinya sekarang Jakarta harus sudah mempersiapkan. Karena ini sudah dari sono-nya. Manusia harus mampu mengatasi atau mengantisipasi akibat banjir”

Sementara secara meteorologis, LAPAN menyebut siklus MJO (Madden-Julian Oscillation) telah terjadi di Indonesia pada minggu pertama-kedua Desember 2008.

Dengan periode siklus 30 – 60 hari, dimana kita ambil nilai tengahnya 40-an hari, maka siklus MJO ini akan kembali ke Indonesia pada minggu terakhir Januari – minggu pertama Februari 2009. MJO membawa banyak awan hujan sehingga menghasilkan peningkatan curah hujan.

So, pada minggu terakhir Januari 2009, ada tiga unsur yang berkoalisi. Kita punya konjungsi yang menaikkan permukaan laut. Kita juga punya data empiris posisi Matahari yang meningkatkan curah hujan. Kita juga punya siklus MJO yang juga mendatangkan peningkatan curah hujan. Curah hujan meningkat membuat genangan di berbagai daerah yang aliran run off-nya cukup besar. Meningkatnya hujan juga akan membuat permukaan laut naik dan pada gilirannya menenggelamkan daerah pantai.

Quote:
“MJO itu apa lagi ta Pakdhe ?” ” Madden-Julian oscillation itu sebuah siklus baru yang saat inipun sedang dipelajari oleh para ahli. Hal ini berhubungan dengan perilaku siklus curah hujan anomali yang tentusaja sangat berhubungan dengan cuaca.”

Nah, kesimpulan kasarnya, ada potensi banjir yang besar pada minggu keempat Januari 2009, terutama untuk Pantura Jawa (lebih khusus lagi DKI Jakarta). Mungkin ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya dan memitigasinya jauh-jauh hari sebelumnya ?

Nah… mulai hari ini… mulai dari kita sendiri…harus mulai membersihkan dan mengeruk got-got, saluran air, atau kali disekitar rumah kita, sekitar RT kita, atau sekitar RT/RW kita…

Dampak Banjir tidaklah mutlak tanggung jawab pemerintah saja… tetapi kita anggota masyarakat juga bertanggung jawab untuk mencegahnya…

Sumber : http://rovicky.wordpress.com/2008/12/17/ramalan-banjir-akhir-januari-2009/#more-1983; http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1290527

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s