Penurunan Kinerja Saat Berpuasa, No Way..!

Selama sebulan, Umat Islam menjalankan ibadah puasa menahan lapar, dahaga dan hawa nafsu selama lebih dari 12 jam. Tentu saja hal ini tidak mudah.

Namun bila dijalankan dengan benar mulai dari sahur hingga berbuka puasa, banyak sekali manfaat positif bagi jiwa dan kesehatan kita khususnya.

“Dengan berpuasa tidak perlu terjadi penurunan kinerja. Orang kantoran tidak perlu mengeluh tidak bisa berpikir lantaran lapar. Sebab energi sudah disuplai oleh simpanan lemak di dalam tubuh,” kata guru besar RSU dr Soetomo Surabaya, Prof Dr dr Rochmad Romdhoni SpPD(K) SpJP(K) kepada detiksurabaya.com, Kamis (4/9/2008).

Dia menjelaskan, simpanan lemak digunakan untuk energi selama berpuasa. Proses ini melepaskan zat kimia yang berasal dari asam lemak ke dalam sistem dan dikeluarkan melalui organ-organ pembuangan.

Pasalnya, saat makanan tidak lagi memasuki tubuh, akan mengubah dan menyimpan lemak di tubuh menjadi energi. Bahkan, kegiatan puasa yang dirangkai dengan salat tarawih selama sebulan penuh, tak hanya bermanfaat sebagai terapi kesehatan. Tapi tanpa disadari juga memberikan kebugaran.

“Puasa Ramadan yang dilakukan selama 29 atau 30 hari, tanpa kita sadari mampu memurnikan racun pada tubuh melalui ginjal, paru-paru, kelenjar limpa dan kulit,” tegasnya.

Dengan salat sunat tarawih dan witir sebanyak 11 hingga 23 rakaat, tubuh diajak untuk ‘berolahraga’ secara rutin selama lebih 1 hingga 2 jam setiap hari selama sebulan.(fat/fat)

Sumber : http://www.detik.com  Fatichatun Nadhiroh – detikSurabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s